Ayam Taliwang As'ad membawa cita rasa Lombok — ayam taliwang, ayam bakar madu, dan paket nasi box yang juara — dari warung pertama di Fatmawati pada 2018 hingga jaringan Bale di Jakarta, Cibubur, dan Solo. Untuk proyek ini kami membangun kanal digital yang mempertemukan semeton dengan dapur As'ad: paket favorit yang siap dipesan, katalog menu yang lapang, dan pemesanan antar yang tuntas dalam hitungan menit.
Di jantung strategi website terletak alur pesan yang pendek: beranda memperkenalkan warisan Lombok, lalu mengantar tamu ke Paket Favorit dan formulir pemesanan — tanggal antar, outlet terdekat, jam pengantaran — tanpa satu pun langkah yang terasa berat. Kami memangkas halaman menjadi prioritas yang jelas: foto besar, tipografi ringkas, dan jarak yang lega, sehingga pengunjung baru maupun pelanggan setia langsung tahu ke mana harus menekan.
Identitas As'ad diterjemahkan ke layar dengan hangat: palet jingga terik di atas krem lembut, motif kawung yang menguar pelan di latar, serta paduan serif berwibawa dan grotesk bersih pada tiap ajakan. Fotografi makanan memakai cahaya hangat yang membangkitkan aroma bakaran, sementara outlet beratap alang-alang dan mural tradisional menjaga suasana Pulau Lombok tetap hadir di setiap guliran.
Pengalaman berbelanja mendapat perlakuan yang sama cermatnya. Katalog menu dikelompokkan ke dalam kategori — Menu Paket, Ayam, Ikan, Soto, hingga Minuman — dengan kartu produk yang menampilkan foto, harga, dan ringkasan komposisi; halaman paket menyatukan pilihan nasi box dalam sekali pesan. Di perangkat seluler, formulir antar tetap terlihat, sementara kanal GoFood, GrabFood, dan Tokopedia menjaga setiap tamu tetap terhubung dengan dapur As'ad.
Hasilnya adalah situs yang terasa seperti layanan As'ad sendiri: cepat, hangat, dan mudah ditemui. Pelanggan kini dapat menelusuri paket dan menu, memilih outlet serta jam antar, lalu menyelesaikan pesanan dengan yakin — sementara Ayam Taliwang As'ad memiliki panggung digital yang setara dengan cita rasa yang telah ia wariskan sejak 2018.